January 28, 2019

Jangan Mencela Dan Mengumpat ! Pamer Ilmu Harus

Banyak Ulama menyesalkan perilaku mubaligh yang berdakwah disertai mengumpat dan mencela

Jangan Mencela Dan Mengumpat ! Pamer Ilmu Harus - Dulu di sekitar Madinah juga banyak orang munafiq dan orang zalim, tidak semuanya baik seperti yang kita bayangkan, selalu ada haq (benar) dan bathil, makanya Rasulullah selalu amar ma'ruf nahi munkar tapi dengan cara yang baik, bahkan Rasulullah tidak pernah mengumpat apalagi sesama muslim.

Pada suatu hari Seorang lelaki bertanya pada Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam “Muslim (orang islam) seperti apa yang paling baik ?” Apa jawaban Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam “Ketika orang lain tidak (terancam) disakiti oleh tangan dan lisannya."

Rasulullah shallallahu aliahi wasallam juga bersabda “Tiada lurus iman seorang hamba sehingga lurus hatinya, dan tiada lurus hatinya sehingga lurus lidahnya“. (HR. Ahmad)

Celalah sebuah kesalahpahaman atau kesesatan namun jangan mencela orang yang salah paham atau pelaku kesesatan. Celalah perbuatan maksiat namun jangan mencela pelaku maksiat (orangnya). Celalah kekafiran namun jangan mencela orang kafir. Pada hakikatnya tidak dibenarkan mencela seseorangpun dari makhluk Allah. Pelaku kesesatan, pelaku maksiat maupun orang kafir selama mereka masih hidup yang pada hakikatnya masih mempunyai peluang untuk menjadi baik bahkan bisa ditakdir Husnul Khatimah.

Maksudnya jangan berhenti menyuarakan kebenaran, sampaikanlah syariat-syariat dan hukum-hukum yang sebenarnya, walaupun nyawa menjadi taruhannya, tapi jangan sampai kita menggunakan cara-cara yang kasar bahkan sampai mengumpat. Kalau ada yang mengatakan bukankah dulu juga terjadi peperangan ! Iya peperangan bukan pengumpatan.


Seorang Ulama' (orang berilmu) diharuskan "memamerkan" ilmu yang dimilikinya (ketika ada orang yang ingin membelokkan syariat islam) agar konstitusi syariat islam menjadi kuat, karena disampaikan oleh orang yang tepat yang sudah pasti memiliki kapasitas dan kompeten dengan apa yang disampaikan.

"Mencela seorang muslim adalah Kefasikan, Dan membunuhnya adalah kekufuran."

"Kelembutan pada kebaikan akan menambah keindahannya, Kekasaran pada kezaliman akan membuat cacat kebaikan."

Jangankan mencela, memanggil orang lain dengan sebutan burukpun kita dilarang. Sebaiknya berhati-hati dalam perilaku dan ucapan, jangan sampai sesuatu yang dianggap sepele merubah takdir kita menjadi tidak baik.

Semoga bisa menjadi introspeksi, bukankah tujuan-tujuan berdakwah adalah menjadikan manusia mentaati aturan dan menjadi tertib dan berakhlaq, bagaimana mungkin bisa tertib jika yang menyampaikan sendiri tidak tertib (tidak menjalankan sunnah Rasulullah). Mudah-muhadan bermanfaat.

0 komentar

Post a Comment