January 5, 2019

Bacaan Tanpa Pengetahuan Yang Jadi Sampah Di Kepala

Menggunkan gadget untuk membaca yang bermanfaat

Bacaan Tanpa Pengetahuan  Yang Jadi Sampah Di Kepala - Sudahkah anda membaca hari ini? pasti jawabannya "sudah". Membaca komentar di Grup Whatsapp, postingan Hate speech di facebook, caption di IG, atau bahkan fitnah-fitnah di Twitter. Semua menjawab sudah membaca, tapi bila ditambah sedikit pertanyaannya "Sudahkah anda membaca buku hari ini?".mungkin banyak yang  menjawab "belum". Lalu kapan terakhir kali anda membaca buku? Seminggu yg lalu? Sebulan yang lalu? Setahun? Atau ... aduh lupa ! beberapa tahun lalu mungkin, waktu masih sekolah.

Well . . . ! budaya membaca (terutama buku) di negara kita memang masih berada di bawah tingkatan "budaya menonton". Masyarakat masih lebih suka menonton (entah itu dari Televisi, Gadget, Live show) daripada berkunjung ke Perpustakaan / Toko buku. Kalaupun membaca juga lebih suka membaca di "sosmed" yang lebih singkat,ringan, tanpa perlu pemahaman yang lebih dalam dibandingkan membaca buku yang lebih membutuhkan konsentrasi.

Untuk ukuran kemajuan sebuah bangsa sebenarnya kecintaan masyarakatnya pada budaya membaca bisa dijadikan salah satu acuan. Ilmu pengetahuan, ide, gagasan, pemikiran bisa dituangkan secara gamblang dan mendalam pada sebuah buku.hingga pembacanya pun bisa menambah pengetahuan,memperluas wawasan serta meningkatkan kualitas berpikirnya. dan dari kemampuan berpikir dan wawasan yg memadai itu bs mencerna dan menyaring informasi yang kita dapat.

Akhir-akhir ini banyak sekali berita/informasi yang kadang tidak disertai tanggung jawab dari sang penulis, yang hanya ingin menggiring opini publik untuk tujuan-tujuan tertentu. Apalagi menjelang hari hajat nasional, pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) banyak sekali berita yang muncul / dimunculkan hanya untuk kepentingan sepihak. Untuk itu diperlukan pengetahuan serta wawasan yang luas agar bisa mencerna dan memfilter semua informasi yg tersaji di medsos agar kita tidak  terjebak dalam arus hoax yang hanya memicu perpecahan dan disintegrasi bangsa.

Sekali lagi budayakanlah membaca, utamakan membaca buku, membaca banyak kata, karena dengan membaca kita lebih bisa berfikir dan berimajinasi tanpa batas, yang tidak didapatkan pada budaya menonton, yang seolah sudah medoktrin kita untuk membenarkan pergerakan video yang ada dalam tontonan tersebut.

Biasakanlah membaca ! termasuk anjuran agama adalah membaca segala yang ada di dunia. mungkin sedikit pengetahuan ini bisa menginspirasi dan memotivasi kita untuk lebih bijaksana dalam menyikapi segala kejadian di dunia ini, semoga bermanfaat.

Oleh : Laila

0 komentar

Post a Comment