December 31, 2018

Inilah Yang Harus Dilakukan Oleh Pendukung Dan Tim Sukses Capres Dan Cawares

Politik dan berita bohong yang terjadi di Indonesia

Inilah Yang Harus Dilakukan Oleh Pendukung Dan Tim Sukses Capres Dan Cawares - Pesta Demokarsi atau Pemilihan Umum ( Pemilu ) yang digelar 5 tahun sekali di Indonesia, baik itu Pemilihan Umum Legislatif (Pileg), maupun Pemilihan Umum Presiden (Pilpres), selalu menghadirkan banyak kontroversi sebelum maupun sesudah perhelatan itu digelar.

Mari kita lihat kondisi sebelum Pemilu digelar (pra pemilu) yang semakin "menyedihkan" saya pribadi sebagai salah satu rakyat kecil di Indonesia merasa "risih" (mungkin anda juga merasakannya) dengan kelakuan para pendukung masing-masing calon, yang seperti anak kecil, padahal mereka adalah elit politik dan pemuka agama yang tidak mungkin tidak memiliki pendidikan yang tinggi.

Bagaimana tidak "miris", seperti yang sudah kita lihat, Banyak pemuka agama, elit politik, bahkan "calon pemimpin", berargumen yang tidak pantas, dan itu dilakukan di stasiun telivisi dengan penonton skala nasional bahkan mungkin internasional, mereka juga saling menghujat dengan cuitan-cuitan tidak bermutu di media sosial (twitter) yang menurut saya sangat tidak pantas dilakukan.

Bagi saya inilah apa yang seharusnya dilakukan oleh para pendukung, khususnya Tim Sukses (TimSes) kedua pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden, baik itu dari Kubu Oposisi maupun Petahana dan juga Independen (kalau ada).

  • Pertama, harus kembali merujuk pada Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) Pasal 3 butir pertama yang berbunyi "Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan."

  • Kedua, meyakini bahwa siapapun yang jadi Presiden Indonesia nantinya, itu bukan hasil dari kerja keras, tulisan, cuitan maupun fitnah-fitnah mereka, Tapi Tuhan Yang Maha Kuasa yang menentukannya, dengan begitu mereka bisa "legowo" dan menghentikan Hoax, Hate speech dan fitnah-fitnah keji di kehidupan nyata maupun di "media sosial kelas dunia" (twitter dan facebook).

  • Terakhir, menggali kembali Akhlaq dan Budaya Timur dalam diri mereka, dimana semuanya bisa diselesaikan dengan azas kekeluargaan, dan menggunakan cara-cara yang benar, baik, sopan dan santun dalam proses menaikkan elektabilitas Calon Presiden yang mereka dukung.
Itulah 3 hal penting yang menurut saya harus dilakukan pendukung maupun timses dari pasangan Capres dan Cawapres.

Secara agama mereka tidak bertanggung jawab untuk "mengegolkan" calon mereka untuk jadi presiden, karena selalu dan selamanya ada Tuhan Yang Maha Suci, yang tidak mungkin salah dalam memutuskan dan mengatur kehidupan dan kejadian di dunia ini. Optimis Indonesia baik-baik saja.

Yang menjadi tanggung jawab mereka adalah berkampanye dengan benar, baik, sopan santun dan tidak menyalahi aturan, karena itulah yang akan mereka pertanggung jawabkan di depan Tuhan kelak.

Semoga apa yang saya tulis ini bermanfaat, mengingat saya adalah rakyat kecil biasa, juga bukan politikus atau pengamat politik, jadi saya mohon maaf bila ada kesalahan dalam penyampaiannya.

0 komentar

Post a Comment