December 9, 2018

Bagaimana Mengelola Emosi Tanpa Psikolog

Salah satu cara merefresh otak dengan memandang laut

Bagaimana Mengelola Emosi Tanpa Psikolog - Kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan bisa menjadi penyebab beban mental dalam kehidupan seseorang. Beban psikis menuju keterpurukan, ketidakseimbangan jiwa dan penyakit mental lain.

       Seringkali kita menggantungkan harapan terlalu tinggi, teramat yakin semua bisa tercapai, terpenuhi, merasa hebat dengan segala usaha yang kita lakukan, hingga pada saat kenyataan berbanding terbalik dengan harapan, kita ikut jungkir balik kecewa bahkan bisa mengugat "peparinge Gusti" ( Pemberian Tuhan ) menyalahkan nasib, protes pada ketentuan sang Maha Pencipta dan lupa bahwa semua adalah kehendak Tuhan.

       Bila kita bisa memberi ruang di hati dan akal pada yang namanya "Ikhlas", maka semua akan baik-baik saja, menerima pada semua takdir Tuhan, Bila Ikhlas bersemayam di hati maka mudah saja merubah sudut pandang dari "musibah" menjadi "Berkah", dari menggugat menjadi menerima, dari sudut pandang negatif menjadi positif.

     Bisa jadi ketika semua harapan terwujud, keinginan terpenuhi, justru akan berakibat buruk, jadi sombong, terlena dan lalai yang akhirnya menjauh dari aturan Tuhan. Mungkin dengan tidak terwujudnya keinginan, belum dikabulkannya do'a , Tuhan menginginkan kita lebih dekat lagi, menjadi pribadi yang lebih baik lagi, betapa sayangnya Tuhan pada hambaNya.

      Seyogyanya setiap usaha diiringi do'a dan tawakkal ( menyerahkan semua hasil akhir pada ketentuan sang Pencipta ).

Mari selalu berbaik sangka pada sang Pencipta bumi, hingga apapun yang terjadi, hanya "Alhamdulillah" yang terucap dihati dan bibir kita,

Semoga coretan ini bisa menjadi inspirasi dan merubah "mindset" kita, menjadi pola pikir yang lebih baik.

Oleh : Laila


0 komentar

Post a Comment